
Tulungagung – Portal pembatas ketinggian di jalur alternatif penutupan Jembatan Gondang I, Kabupaten Tulungagung, kembali menjadi sasaran perusakan. Kali ini, portal di Simpang Empat Cabe dirusak oleh pengemudi mobil angkutan ayam yang nekat membuka paksa pembatas agar kendaraannya bisa melintas, Selasa (30/6/2026) sore.
Aksi tersebut sempat memicu kemacetan karena arus kendaraan di jalur alternatif terganggu. Dalam rekaman video yang beredar, pengemudi terlihat merusak gembok portal menggunakan palu, kemudian mengangkat pembatas sebelum melanjutkan perjalanan.
KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainudin, mengatakan peristiwa itu merupakan kejadian kedua dalam waktu kurang dari sepekan. Sebelumnya, portal pembatas di barat Kantor Kecamatan Gondang juga rusak setelah ditabrak sebuah bus.
“Portal di Simpang Empat Cabe dirusak secara sengaja agar kendaraan angkutan ayam bisa melintas. Akibatnya sempat terjadi antrean kendaraan di jalur alternatif,” ujarnya.
Menurut Zainudin, untuk kasus portal yang ditabrak bus, pengemudi telah diminta bertanggung jawab mengganti biaya perbaikan. Sementara pelaku perusakan portal di Simpang Empat Cabe masih dalam penyelidikan.
Polisi telah berupaya menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun, identitas kendaraan belum diketahui karena nomor polisi tidak terlihat dalam video yang beredar.
“Kami masih mencari identitas kendaraan. Warga yang berada di lokasi juga tidak sempat mengingat nomor polisinya,” katanya.
Ia menegaskan, portal pembatas ketinggian dipasang untuk mencegah kendaraan bertonase besar melintasi jalur alternatif selama penutupan Jembatan Gondang I. Perusakan terhadap fasilitas tersebut merupakan pelanggaran hukum dan pelakunya akan diproses apabila berhasil diidentifikasi.
“Kalau identitas pelaku sudah diketahui, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.(mis/red)


