
Tulungagung – Seorang santri berinisial MA (63), asal Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Masjid Baiturohman, Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Kamis (1/10/2026).
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Kapolsek Ngantru, AKP Edy Santoso, mengatakan korban telah tinggal dan menjalani aktivitas sebagai santri di Masjid Baiturohman selama kurang lebih satu tahun. MA diketahui tinggal bersama lima santri lainnya.
“Korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Edy.
Peristiwa tersebut diketahui setelah korban sebelumnya mengeluhkan sakit. Sekitar pukul 11.45 WIB, MA memilih beristirahat di dalam kamar masjid. Beberapa waktu kemudian, seorang saksi menemukan korban sudah tidak bernyawa dalam posisi badan setengah terlentang.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Polsek Ngantru sekitar pukul 13.15 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tim kesehatan untuk melakukan pemeriksaan awal.
Menurut keterangan yang dihimpun polisi, korban memiliki riwayat pernah mengalami stroke.
“Polisi mendapat informasi bahwa korban sebelumnya pernah menderita sakit stroke,” ujar Edy.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti meninggalnya MA. Jenazah telah dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
“Jenazah sudah dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.(mis/red)


