Pemkab Tulungagung Siapkan Rp2 Miliar untuk Rawat Jalan Terdampak Penutupan Jembatan Gondang I

Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk pemeliharaan ruas jalan kabupaten yang terdampak meningkatnya arus lalu lintas akibat penutupan Jembatan Gondang I. Dana tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi agar kondisi jalan alternatif tetap layak dan aman digunakan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto, mengatakan anggaran pemeliharaan tersebut telah tersedia di masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan akan difokuskan untuk menangani kerusakan jalan yang muncul selama pengalihan arus kendaraan.

“Anggaran pemeliharaan rutin sudah kami siapkan di masing-masing UPT. Dana itu akan digunakan untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat meningkatnya intensitas lalu lintas selama penutupan Jembatan Gondang I,” ujarnya, Selasa, (7/7/2026).

Erwin menjelaskan, seluruh jalur alternatif di wilayah Kecamatan Gondang merupakan jalan kabupaten yang pada dasarnya dirancang untuk melayani kendaraan dengan beban maksimal delapan ton. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, ruas tersebut juga dilalui truk bertonase besar sehingga berpotensi mempercepat kerusakan konstruksi jalan.

Menurutnya, penanganan akan dilakukan melalui pemeliharaan rutin berupa tambal sulam pada titik-titik yang mengalami kerusakan agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah.

“Prioritas kami adalah menjaga agar kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat. Jika nantinya kebutuhan penanganan melebihi anggaran yang tersedia, tentu akan kami usulkan penambahan anggaran sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Erwin.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap langkah tersebut mampu menjaga kualitas jalan alternatif selama proses pembangunan Jembatan Gondang I berlangsung, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi barang tetap berjalan tanpa terganggu oleh kondisi jalan yang rusak.(mis/red)