
Tulungagung – Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung mencatat tingkat kepatuhan masyarakat dalam mengikuti program parkir berlangganan telah mencapai sekitar 85 persen hingga semester pertama tahun 2026. Capaian tersebut turut mendorong realisasi retribusi parkir yang kini telah menembus Rp5,8 miliar atau 49 persen dari target tahun ini sebesar Rp11,8 miliar.
Kepala Bidang Prasarana dan Perparkiran Dishub Tulungagung, Mahendra Sulistiawan, mengatakan penerapan sistem parkir berlangganan memberikan dampak positif terhadap penerimaan retribusi daerah dibandingkan sistem sebelumnya.
“Realisasi retribusi parkir hingga semester pertama sudah mencapai sekitar Rp5,8 miliar atau 49 persen dari target. Capaian ini lebih baik dibandingkan saat masih menggunakan sistem parkir nonberlangganan,” ujar Mahendra, Senin (6/7/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 saat masih menggunakan sistem parkir nonberlangganan, target retribusi ditetapkan sebesar Rp1,6 miliar. Namun hingga akhir tahun realisasinya hanya mencapai Rp674 juta atau sekitar 37,5 persen dari target.
Meski realisasi tahun ini menunjukkan peningkatan, Dishub mengakui capaian semester pertama masih sedikit di bawah target internal yang dipatok sebesar 50 persen.
“Kami menargetkan semester pertama bisa mencapai 50 persen. Saat ini masih di angka 49 persen, sehingga akan terus kami optimalkan pada semester berikutnya,” katanya. (mis/red)


