
Tulungagung – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tulungagung ke-20 berlangsung meriah di GOR Minapolitan Tulungagung, Minggu, 14 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti perangkat desa dari berbagai kecamatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota PPDI se-Kabupaten Tulungagung.
Salah satu rangkaian kegiatan yang menyita perhatian peserta adalah Lomba Paduan Suara antar kecamatan. Sebanyak 16 kecamatan turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, sementara Kecamatan Rejotangan dan Bandung tercatat tidak mengikuti perlombaan.
Selain menjadi ajang menampilkan kemampuan seni, lomba tersebut juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan kekompakan antarperangkat desa. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung hingga pengumuman pemenang.
Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, menegaskan bahwa esensi utama peringatan Harlah PPDI bukanlah soal persaingan untuk menjadi yang terbaik, melainkan memperkuat persatuan seluruh anggota.
“Kegiatan ini pada dasarnya untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kekompakan seluruh anggota PPDI. Siapa pun yang menjadi juara, semuanya adalah keluarga besar PPDI Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.
Abdul Fatah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PPDI tingkat kecamatan, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran camat, serta Polres Tulungagung yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan Harlah ke-20.
Menurutnya, PPDI Kabupaten Tulungagung akan terus berkomitmen mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan perangkat desa. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Harlah diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam memperjuangkan kepentingan anggota dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan di GOR Minapolitan merupakan bagian dari rangkaian menuju acara puncak Harlah PPDI ke-20 yang akan digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada 16 Juni 2026.
Seluruh perangkat desa dan kepala desa di Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat hadir untuk menyukseskan acara puncak tersebut. PPDI juga mengajak setiap desa membawa tumpeng atau ambeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Melalui peringatan Harlah ke-20 ini, PPDI Kabupaten Tulungagung berharap semangat persatuan, kekompakan, dan solidaritas antarperangkat desa semakin kuat sehingga mampu menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan desa serta pelayanan kepada masyarakat.(mis/red)


