
Tulungagung – Dalam upaya mendorong modernisasi sektor pendidikan di tingkat desa, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung menggelar pelatihan desain grafis bagi para tenaga pendidik di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik agar mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, (1/8/2026).
Pelatihan yang berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tulungagung tersebut diikuti puluhan tenaga pendidik dari empat lembaga pendidikan di Desa Jeli, terdiri atas dua sekolah negeri, satu Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan MIN. Keterlibatan guru dari berbagai jenjang pendidikan ini menjadi wujud semangat kolaborasi dalam memperkuat digitalisasi pendidikan di lingkungan desa.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar desain visual, pemanfaatan platform desain grafis digital, hingga praktik membuat media pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang lebih menarik, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Ketua Tim KKN UIN SATU Tulungagung Desa Jeli, Muhammad Akbar, mengatakan bahwa digitalisasi pendidikan saat ini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang harus dihadapi oleh seluruh tenaga pendidik.
“Kami melihat potensi besar dari para guru di Desa Jeli untuk terus berkembang. Melalui pembekalan keahlian desain grafis ini, kami ingin mendorong modernisasi pendidikan dari lingkup terkecil. Tujuan utamanya adalah memperkuat kapasitas SDM pengajar agar materi pembelajaran yang disampaikan lebih segar, interaktif, dan relevan dengan generasi digital saat ini,” ujar Muhammad Akbar.
Para peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Sejumlah guru mengaku pelatihan ini tidak hanya menambah wawasan mengenai desain grafis, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pendukung pembelajaran di kelas.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan tenaga pendidik di desa, Tim KKN UIN SATU Tulungagung berharap kemampuan yang telah diperoleh para guru dapat terus dikembangkan. Dengan demikian, upaya digitalisasi pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus membantu memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.(ding/red)


