Hadiri Pembukaan TJL 2026, Plt Bupati Dorong Lahirnya Pesepak Bola Berprestasi dari Tulungagung

Tulungagung – Komitmen terhadap pembinaan olahraga usia dini terus diperkuat melalui penyelenggaraan Tulungagung Junior League (TJL) 2026 yang digelar di Lapangan Natadiwirya Soccer Field, Desa Tawing, Kecamatan Gondang, Minggu (21/6/2026).

Kompetisi sepak bola kelompok usia muda tersebut mendapat sambutan antusias dari berbagai kalangan. Hadir dalam kegiatan itu jajaran Forkopimcam Gondang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, panitia penyelenggara, para pelatih, ofisial tim, suporter, serta ratusan pemain muda yang siap berkompetisi sekaligus menimba pengalaman bertanding.

Pembukaan TJL 2026 semakin istimewa dengan kehadiran Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, kompetisi seperti TJL bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, sportivitas, disiplin, serta mental juara bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya sampaikan terima kasih kepada panitia TJL yang telah memberikan fasilitas kepada anak-anak untuk berprestasi dan mendapatkan pembinaan yang baik. Terima kasih juga kepada para orang tua yang telah mengarahkan anak-anaknya pada kegiatan positif dan berprestasi melalui olahraga sepak bola,” ujar Ahmad Baharudin.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus mendukung berbagai program pembinaan olahraga yang berfokus pada pengembangan potensi generasi muda. Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai tanda dimulainya kompetisi, Plt Bupati Tulungagung secara resmi membuka Tulungagung Junior League 2026 dengan mengucapkan basmalah. Prosesi pembukaan berlangsung meriah ditandai dengan pelepasan burung merpati dan balon ke udara yang disambut tepuk tangan para peserta maupun penonton.

Pelepasan burung merpati menjadi simbol harapan agar para pemain muda dapat terus berkembang dan meraih prestasi setinggi mungkin. Sementara itu, balon yang mengudara melambangkan semangat, optimisme, serta cita-cita besar generasi muda dalam menatap masa depan melalui jalur olahraga.

Melalui penyelenggaraan TJL 2026, diharapkan lahir bibit-bibit pesepak bola potensial yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki karakter sportif dan semangat kompetitif yang positif sebagai bekal menghadapi jenjang pembinaan berikutnya.(mis/red)