
Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Malam Suro dan Suran Agung 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan yang digelar di Gedung SAR Lantai 2 Polres Tulungagung, Kamis (11/6/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin dan dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, OPD terkait, instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh adat, hingga pimpinan perguruan pencak silat.
Dalam arahannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pengamanan kegiatan budaya yang melibatkan ribuan peserta membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, potensi kerawanan seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan massa, hingga kemungkinan gesekan antar kelompok harus diantisipasi sejak dini.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh instansi untuk mengesampingkan ego sektoral demi mewujudkan situasi yang aman dan damai selama rangkaian kegiatan berlangsung. Kepada TNI dan Polri, ia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis, persuasif, dan profesional dalam pelaksanaan pengamanan.
Sementara itu, OPD teknis seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan diminta memastikan kesiapan maksimal, mulai dari rekayasa lalu lintas, penanganan keadaan darurat, hingga penyediaan fasilitas pendukung lainnya.
Selain pengamanan di lapangan, Plt. Bupati juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengimbau warga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi guna mencegah penyebaran hoaks maupun isu provokatif yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Ahmad Baharudin berharap para tokoh masyarakat serta pimpinan perguruan pencak silat dapat menjadi teladan dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
Melalui koordinasi yang matang, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis seluruh rangkaian perayaan Malam Suro dan Suran Agung 2026 dapat berlangsung lancar, aman, serta menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat Tulungagung.(mis/red)


