Balap Liar Kerap Berpindah Lokasi, Polisi Amankan 10 Kendaraan di Tulungagung

Tulungagung – Aksi balap liar di sejumlah ruas jalan Kabupaten Tulungagung masih menjadi perhatian Satlantas Polres Tulungagung. Para pelaku diketahui kerap berpindah lokasi dengan memanfaatkan jalan yang sepi untuk menghindari patroli petugas.

KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainudin mengatakan, berdasarkan pemetaan petugas, aksi balap liar masih tergolong dalam skala kecil. Namun, aktivitas tersebut tetap berpotensi membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Dari hasil pemetaan, balap liar di Tulungagung masih dalam skala kecil. Namun, pelaku sering berpindah-pindah lokasi untuk menghindari petugas,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Sejumlah wilayah yang terpantau menjadi lokasi balap liar di antaranya Kecamatan Ngantru dan Tanggunggunung. Pelaku biasanya memilih ruas jalan yang sepi, terutama pada waktu dini hari.

“Pelaku terpantau melakukan aksi balap liar di wilayah Ngantru dan Tanggunggunung. Mereka memanfaatkan ruas jalan yang sepi untuk melakukan balap liar,” jelasnya.

Sebelumnya, polisi juga membubarkan aksi balap liar di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di sebelah barat GOR Lembu Peteng, pada Minggu (2/8/2026). Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan 10 kendaraan yang diduga digunakan untuk balap liar.

“Kami mengamankan 10 kendaraan, terdiri dari sembilan sepeda motor dan satu mobil pikap. Rata-rata pelaku yang terlibat merupakan pelajar,” terangnya.

Terhadap kendaraan tersebut, polisi melakukan penindakan berupa tilang. Kendaraan baru dapat diambil setelah pemilik menyelesaikan kewajiban tilang serta melengkapi dokumen kendaraan dan mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar.

“Kendaraan bisa diambil setelah proses tilang diselesaikan. Pemilik juga harus membawa kelengkapan surat kendaraan dan mengembalikan kendaraan sesuai standar,” ungkapnya.

Iptu Zainudin menambahkan, aksi balap liar di Tulungagung umumnya berlangsung pada dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB. Satlantas Polres Tulungagung akan meningkatkan patroli secara berkala di sejumlah lokasi yang dianggap rawan.

“Patroli akan terus kami lakukan secara berkala, khususnya pada jam rawan. Kami akan menindak tegas aksi balap liar karena dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.(mis/red)