Penataan Halaman Stadion Rejoagung Ditunda, Proyek Batal Direalisasikan Tahun 2026

Tulungagung – Rencana penataan halaman Stadion Rejoagung, Kabupaten Tulungagung, dipastikan tidak akan direalisasikan pada tahun 2026. Proyek yang sebelumnya telah masuk dalam agenda Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu ditunda karena waktu pelaksanaan dinilai tidak lagi mencukupi.

Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto, mengatakan keputusan penundaan diambil setelah mempertimbangkan sisa waktu pekerjaan serta adanya perubahan pada perencanaan teknis.

“Pelaksanaannya kami tunda. Waktu yang tersedia sudah tidak memungkinkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, semula penataan hanya mencakup pengaspalan halaman dan pembangunan drainase. Namun dalam perkembangannya, rencana proyek bertambah dengan pembangunan sekretariat dan musala sehingga dokumen Detail Engineering Design (DED) harus disesuaikan.

“Karena ada penambahan fasilitas, DED perlu direvisi terlebih dahulu agar seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan secara menyeluruh,” jelasnya.

Meski batal dikerjakan tahun ini, penataan kawasan Stadion Rejoagung tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Selain memperbaiki kualitas kawasan, proyek tersebut juga dipersiapkan untuk mendukung penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Dalam konsep penataan, halaman stadion direncanakan dicor dan diaspal, disertai penataan ulang ruang terbuka serta peremajaan pepohonan agar kawasan lebih tertata dan fungsional.

Sebelumnya, Dinas PUPR telah menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk proyek tersebut. Namun, nilai kebutuhan diperkirakan masih akan bertambah seiring kenaikan harga satuan pekerjaan setelah perencanaan disempurnakan.(mis/red)