
Tulungagung – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung resmi membuka tender proyek Pengembangan Gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dengan nilai pagu sekaligus Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp1.335.000.000 yang bersumber dari APBD (DAK) Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan dokumen pengadaan, paket pekerjaan tersebut memiliki Kode Tender 10147371000 dan Kode RUP 65017609. Proses pengadaan menggunakan metode Tender Pascakualifikasi Satu File dengan sistem harga terendah sistem gugur.
Paket pekerjaan ini mencakup pembangunan sekaligus pengembangan Gedung NICU di lingkungan RSUD dr. Iskak Tulungagung dengan target waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
Dalam uraian pekerjaan disebutkan, lingkup proyek meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah, struktur beton, pemasangan pintu, rangka dan penutup atap, plafon, lantai, sanitasi, pengecatan, instalasi listrik, grounding, sistem fire alarm, CCTV dan kabel fiber optik, hingga pemasangan AC sentral.
Tender tersebut diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di bidang jasa konstruksi serta Sertifikat Badan Usaha (SBU) sesuai klasifikasi bangunan gedung kesehatan. Selain itu, peserta juga diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi, perpajakan, serta memiliki pengalaman pekerjaan konstruksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Tahapan tender dimulai dengan pengumuman pascakualifikasi pada 26 Juni hingga 2 Juli 2026. Selanjutnya dilakukan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga pada 2–8 Juli 2026, penetapan pemenang dijadwalkan 9 Juli 2026, masa sanggah berlangsung 10–14 Juli 2026, sedangkan penandatanganan kontrak dijadwalkan pada 15–17 Juli 2026.
Berdasarkan data pada laman pengadaan, hingga tahap pengumuman tercatat 53 peserta telah mengikuti proses tender pengembangan Gedung NICU tersebut.(mis/red)


