PMI Tulungagung Peringati HUT ke-81, Perkuat Solidaritas dan Aksi Kemanusiaan

Tulungagung – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI di Kantor PMI Tulungagung, Jumat (25/9/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema Peduli, Bergerak, Bersama. Tema tersebut menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan aksi nyata PMI dalam pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Ketua PMI Kabupaten Tulungagung, Drs. Tri Hariadi, M.Si., mengatakan tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi panggilan moral bagi seluruh jajaran PMI untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian.

“Pada peringatan HUT ke-81 ini, kita mengangkat tema Peduli, Bergerak, Bersama. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral bagi kita semua untuk merapatkan barisan, meningkatkan solidaritas, serta memperkuat aksi nyata di lapangan,” ujar Tri Hariadi dalam sambutannya.

Menurutnya, tantangan kemanusiaan saat ini semakin beragam dan kompleks. Perubahan iklim, potensi bencana, hingga persoalan sanitasi dan kesehatan masyarakat membutuhkan peran PMI yang tidak hanya bergerak ketika terjadi keadaan darurat.

“Dewasa ini, tantangan kemanusiaan semakin kompleks. Perubahan iklim, potensi bencana, hingga masalah sanitasi dan kesehatan masyarakat menuntut kita untuk tidak hanya bersifat tanggap darurat atau reaktif, tetapi juga proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Hariadi menyampaikan tiga pesan kepada jajaran dan relawan PMI.

Pertama, memperkuat solidaritas serta kapasitas relawan. Menurutnya, relawan merupakan kekuatan utama PMI sehingga kemampuan, keterampilan dan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan.

“Relawan adalah jantung dan kekuatan utama Palang Merah Indonesia. Teruslah tingkatkan kapasitas, keterampilan, dan kesiapsiagaan,” pesannya.

Kedua, PMI diminta tetap menjadi mitra strategis yang amanah dengan menjunjung tinggi netralitas, kemandirian dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Jaga selalu netralitas, kemandirian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” tegasnya.

Ketiga, memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. PMI, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Perkuat sinergi dan kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat demi memberikan pelayanan terbaik bagi yang membutuhkan,” jelas Tri Hariadi.

Di akhir sambutannya, Tri Hariadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, staf, relawan donor darah sukarela serta para relawan PMI yang selama ini telah memberikan pengabdian di bidang kemanusiaan.

Pihaknya berharap PMI Tulungagung dapat terus menjadi rumah kebaikan dan mempertahankan semangat untuk bergerak bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(mis/red)