
Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, SM., MM., mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Bandung memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban wilayah.
Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Baharudin saat menghadiri silaturahmi lintas elemen masyarakat dalam rangka penguatan gerakan “Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung. Bersinergi Ciptakan Ketenteraman dan Ketertiban Umum” di Kedai Sali, Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Ahmad Baharudin, menjaga kondusifitas wilayah bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat keamanan. Peran kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh persilatan, hingga masyarakat secara umum sangat diperlukan karena mereka bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
Ia menilai komunikasi dan koordinasi antarelemen perlu terus diperkuat. Dengan demikian, berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan diselesaikan sejak dini.
“Untuk Jogo Tulungagung, mari kita sepakat dan bersatu. Ini harus kita lakukan bersama-sama agar keamanan dan ketenteraman di masyarakat bisa terus terjaga,” ujar Ahmad Baharudin.
Ia juga mendorong agar setiap persoalan di lingkungan masyarakat lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan musyawarah sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Kalau tidak dilakukan bersama-sama, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Karena itu, sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati juga menekankan pentingnya peran pemerintah desa sebagai ujung tombak dalam menjaga ketenteraman masyarakat. Kedekatan kepala desa dan para tokoh masyarakat dengan warga dinilai menjadi kekuatan untuk membangun komunikasi serta menjaga kerukunan di tingkat bawah.
Selain itu, Ahmad Baharudin mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memberikan wawasan kepada anak-anak, baik melalui pendidikan umum maupun keagamaan. Menurutnya, pembekalan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang mampu menjaga lingkungan tetap aman, damai, dan kondusif.
Sementara itu, Camat Bandung Chanief Jatmika Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari apel tiga pilar “Jaga Indonesia – Jogo Tulungagung” yang sebelumnya dilaksanakan di tingkat Kabupaten Tulungagung.
Chanief mengatakan semangat Jogo Tulungagung perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga sikap, ucapan, perilaku, hingga aktivitas di media sosial.
“Jogo Tulungagung bukan sekadar slogan untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi momentum untuk introspeksi dalam menjaga sikap, perkataan, perbuatan, maupun unggahan di media sosial yang berpotensi mengganggu kerukunan,” katanya.
Ia menambahkan, semangat Jogo Tulungagung akan diterapkan di seluruh 18 desa di Kecamatan Bandung. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan mampu menjadikan gerakan tersebut sebagai komitmen bersama.
Dengan begitu, Kecamatan Bandung diharapkan tetap berada dalam suasana yang aman, adem, guyub, rukun, dan tenteram.(mis/red)


