Jumlah Dapur SPPG di Tulungagung Belum Merata, Enam Kecamatan Masih Kekurangan

Tulungagung – Sebaran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung masih belum merata. Sejumlah kecamatan masih kekurangan dapur SPPG sehingga ribuan sasaran belum terakomodasi layanan MBG.

Anggota Satgas MBG Tulungagung, Sri Wahyuni, mengatakan seluruh 19 kecamatan di Tulungagung saat ini telah memiliki dapur SPPG. Namun, jumlah dapur di masing-masing wilayah masih mengalami ketimpangan.

Beberapa kecamatan yang masih membutuhkan tambahan SPPG di antaranya Tanggunggunung, Gondang, Pucanglaban, Pagerwojo, Sendang, dan Boyolangu.

“Secara umum seluruh kecamatan sudah memiliki SPPG, tetapi jumlahnya memang belum merata. Masih ada beberapa wilayah yang membutuhkan tambahan dapur untuk menjangkau seluruh sasaran,” kata Sri Wahyuni, Jumat (4/9/2026).

Salah satu wilayah yang masih memiliki kekurangan cukup besar yakni Kecamatan Tanggunggunung. Di wilayah tersebut, sekitar 2.000 sasaran disebut masih belum terlayani program MBG.

Untuk memastikan jumlah sasaran yang belum mendapatkan layanan, Satgas MBG Tulungagung berencana melakukan sinkronisasi data penerima manfaat bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN).

“Sinkronisasi data ini diperlukan agar kami bisa mengetahui secara lebih akurat potensi sasaran di setiap kecamatan yang belum terlayani,” jelasnya.

Berdasarkan data sementara, sekitar 270.000 penerima manfaat di Tulungagung telah mendapatkan layanan MBG. Namun, Satgas masih perlu mencocokkan data tersebut dengan kondisi di lapangan untuk mengetahui cakupan layanan secara menyeluruh.

Sinkronisasi data tersebut direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Langkah ini sekaligus untuk memetakan wilayah yang masih membutuhkan penambahan dapur SPPG, terutama daerah yang sulit dijangkau.

Sri Wahyuni menyebut pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap pemerataan layanan MBG, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Fokusnya juga bagaimana layanan bisa menjangkau titik-titik yang berada di wilayah terluar maupun terpencil, sehingga sasaran di daerah tersebut tidak tertinggal,” paparnya.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas MBG Tulungagung, tiga wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak yakni Kecamatan Boyolangu dengan 14 SPPG, Kecamatan Kedungwaru sebanyak 10 SPPG, dan Kecamatan Tulungagung Kota juga memiliki 10 SPPG.Perbedaan jumlah tersebut menjadi salah satu perhatian Satgas

MBG untuk memastikan distribusi dapur SPPG sejalan dengan jumlah sasaran penerima manfaat di masing-masing kecamatan.(mis/red)