
Tulungagung – Sebanyak 21 agenda kegiatan yang sebelumnya telah terjadwal di GOR Lembu Peteng Tulungagung harus dibatalkan menyusul pelaksanaan rehabilitasi fasilitas indoor. Pekerjaan tersebut berlangsung selama tiga bulan, mulai September hingga November 2026.
Rehabilitasi indoor GOR Lembu Peteng menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tulungagung sebesar Rp350 juta. Perbaikan difokuskan pada sejumlah fasilitas utama, di antaranya lantai, lorong, serta lampu penerangan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tulungagung, Achmad Mugiyono, mengatakan penutupan fasilitas indoor dilakukan agar proses rehabilitasi dapat berjalan optimal.
“Selama proses rehabilitasi, fasilitas indoor kami tutup untuk kegiatan masyarakat. Pekerjaannya meliputi perbaikan lantai, lorong, dan penerangan,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, Dispora sebelumnya mengusulkan anggaran rehabilitasi GOR Lembu Peteng dengan nilai lebih besar, yakni sekitar Rp2 miliar. Anggaran tersebut direncanakan untuk penanganan fasilitas outdoor maupun indoor.
Namun, dari usulan tersebut, anggaran yang akhirnya disetujui dalam APBD sebesar Rp350 juta dan dialokasikan khusus untuk rehabilitasi bagian indoor.
“Awalnya kami mengusulkan sekitar Rp2 miliar untuk rehabilitasi indoor dan outdoor. Tetapi yang disetujui sebesar Rp350 juta, khusus untuk pekerjaan di bagian indoor,” jelasnya.
Penutupan tersebut berdampak langsung terhadap agenda yang telah masuk dalam jadwal penggunaan GOR. Tercatat ada 21 kegiatan yang terdampak pembatalan pada periode Agustus hingga November 2026.
Dispora Tulungagung menyebut pihak penyelenggara telah diberi informasi terkait kondisi tersebut. Mereka juga diarahkan untuk menyiapkan lokasi alternatif agar kegiatan tetap dapat dilaksanakan.
“Untuk agenda yang terdampak, kami sudah menyampaikan kepada masing-masing penyelenggara. Selanjutnya mereka bisa mencari venue alternatif,” terangnya.
Di sisi lain, penutupan sementara GOR Lembu Peteng tidak dikhawatirkan mengganggu target pendapatan asli daerah (PAD). Dispora menyebut target PAD dari GOR tersebut telah terealisasi sepenuhnya.
“Target PAD GOR Lembu Peteng sekitar Rp100 juta dan sampai September ini sudah mencapai 100 persen,” pungkasnya.(mis/red)


