
Tulungagung – Seorang pria berinisial A.S. (52), warga Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, ditemukan meninggal dunia di dalam warung miliknya, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB setelah istrinya datang ke warung karena A.S. belum pulang sejak Jumat (14/8/2026) malam. Saat masuk ke dalam warung, sang istri mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Bandung. Petugas bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga mendapat informasi dari keluarga bahwa korban memiliki riwayat gangguan kesehatan, termasuk sesak napas. Sebelumnya, korban juga sempat menjalani pengobatan akibat luka pada jari tangan.
Kapolsek Bandung AKP Diyon Fitrianto mengatakan, penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan terkait penemuan korban.
“Setelah laporan kami terima, anggota bersama Tim Inafis dan petugas medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal,” kata Diyon.
Menurutnya, hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya, proses penanganan dilakukan sesuai prosedur dan berdasarkan keputusan pihak keluarga,” jelasnya.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan tidak menghendaki autopsi. Keluarga hanya mengizinkan pemeriksaan luar atau visum luar, yang telah dituangkan dalam surat pernyataan kepada kepolisian.
Setelah proses pemeriksaan selesai, penanganan korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.(mis/red)


