Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Hutan Ngubalan Rejotangan

Tulungagung – Sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas ditemukan di kawasan Hutan Ngubalan, tepatnya petak 12D, Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Kondisi jenazah saat ditemukan telah mengalami pembusukan.

Jenazah pertama kali diketahui warga pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, seorang warga yang baru pulang mencari rumput melintas di sekitar lokasi dan mencium bau menyengat.

Penasaran dengan sumber bau tersebut, warga kemudian melakukan pengecekan dan menemukan tubuh seorang laki-laki yang tidak dikenalnya dalam kondisi telah meninggal dunia. Temuan itu kemudian disampaikan kepada rekannya.

Informasi tersebut baru diteruskan kepada perangkat Desa Sukorejo Wetan pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Perangkat desa selanjutnya melaporkannya ke Polsek Rejotangan.

Mendapat laporan, petugas Polsek Rejotangan bersama Unit Reskrim, Tim Inafis Polres Tulungagung, serta petugas kamar jenazah RSUD dr. Iskak Tulungagung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos lengan panjang warna hitam kombinasi merah dan celana training warna hitam. Lokasi penemuan berada sekitar tiga kilometer dari permukiman warga.

Petugas juga menemukan informasi mengenai sebuah sepeda pancal jenis jengki berwarna biru yang sebelumnya ditemukan warga di kawasan hutan pada Jumat (7/8/2026). Sepeda tersebut berada sekitar 500 meter dari lokasi penemuan jenazah dan kini menjadi salah satu informasi yang didalami petugas.

Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto mengatakan, polisi masih melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban sekaligus mendalami penyebab kematiannya.

“Petugas sudah melakukan pemeriksaan dan olah TKP bersama Tim Inafis serta tim medis. Untuk saat ini identitas korban masih dalam proses identifikasi, sementara informasi dan barang yang ditemukan di sekitar lokasi juga terus kami dalami,” ujar Kasianto.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat untuk segera melapor atau berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu proses identifikasi jenazah.(mis/red)